Senin, 08 Oktober 2012

Kenangan




 ku rasakan betapa menyentuh hati bila di kenang, di suatu daerah perkampungan kecil tepatnya di desa widodaren kab.Ngawi kec.gerih jawa timur, di sanalah aku dan adiku dibesarkan kakek dan neneku tercinta...dari umur kurang lebih 2th aku sudah di tinggal orang tuaku merantau dikota untuk menafkahi kebutuhanku,segala perjuangan mereka sangatlah berarti sekali bagiku dan tak mugkin kulupakan begitu saja.
  semasa umurku beranjak dewasa mulaialah aku di ajarkan mengembala kambing di sawah-sawah, tak tau mengapa aku merasa serba terpenuhi meski aku adalah anak orang tak punya, mungkin Allah s.w.t menyayangiku segala puji untuk Allah, suka duka kujalani setiap hari dimana waktu aku duduk di bangku sekolah TK, SD,SMP sampai akirnya ke jenjang SMK.

   neneku juga pernah mengajarkanku jualan sayuran dari desa kedesa sambil berjalan teriakan nenek untuk menawarkan sayurannya akupun juga ikut teriak" sayor-sayor ayo podo tuku mbahku ben ndang muleh" (sayur-sayur ayo pada beli agar neneku cepat pulang), kurang lebih begitulah seingat yang saya ucapkan.
   seiring waktu terus berjalan dan kini akupun tamat belajar dari SMK, mataku berlinang linang sa'at perpisahanku denga kakek dan nenek karena aku putuskan untuk pergi menyusul orang tuaku di jakarta, sambil berjabat tangan kakeku mendo'akanku agar cepat dapat pekerja'an dan berkata "ealah le..leeee di gedekne mbahe jok cilik jare"

(yahh nak nak di besarkan simbah dari keecil juga), sedih dan sedih yang ku rasakan.

   alhamdulillah selama kurang lebih 3bln saya menganggur akhirnya dapat kerja'an juga, di PT trans ice lah pengalamanku bekerja pertama kalinya hingga sekarang jadi PJ.selama kurang lebih 2th saya bekerja akhirnya duka yang amat mendalam tak terhindarkan setelah mendengar kabar kakeku meninggal dunia dan akupun pulang kampung untuk melihat jasad terakir kalinya, sekilas bisa anda lihat foto di atas adalah kelanjutan hidup adiku yang tengah merasakan kasih sayang dengan almarhum kakeku tersayang.
    ya Allah ya robbi serasa ingin menangis bila teringat masa-masa dulu hidup penuh kasih sayang mereka, akan tetapi aku yakin Allah akan mempertemukanku lagi bersama kakek amin-amin yarobbal'alamin, dan buat anda semua sayangilah keluargamu karena harta yang paling berharga didunia adalah keluarga, sebelum kalian di tinggalkan untuk selama lamanya.