A. PENGERTIAN ETIKA
Etika dalam bahasa yunani kuno yaitu ethicos yang berarti
timbul dari kebiasaan. Sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang
mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi standart dan penilaian
moral, etika mencakup analisis dan penerapankonsep seperti benar, salah , baik,
buruk dan tanggung jawab.
Etika dimulai bila manusia merefleksi unsur-unsur etis dalam
pendapat –pendapat spontan kita, kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan
antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat
orang lain, untuk itulah diperlukan sebuah etika untuk mencari tahu apa yang
seharusnya dilakukan oleh manusia.
Secara metodologis yidak setiap hal menilai perbuatan dapat
dikatakan sebagai etika, karena etika perlu sikap yang kritis,metodis dan
sistematis dala, melakukan refleksi. Karena itulah etika suatu ilmu, sebagai suatu
ilmu objek dari etika adalah tingkah laku manusia, akan tetapi berbeda dengan
ilmu-ilmu lain yang meneliti juga
tingkah laku manusia, etika memiliki sudut pandang normatif, maksutnya etika
melihat dari sudut pandang baik dan buruk terhadap perilaku manusia.
B.PENGERTIAN PROFESIONALISME
Profesionalisme
adalah komitmen para proffesional terhadap profesinya, komitmen tersebut
ditunjukan dengan kebanggaan dirinya sebagai tenaga yang profesional, usaha
terus menerus untuk mengembangkan dirinya menjadi lebih profesional .
4 CIRI-CIRI PROFFESIONALISME
1.
Memiliki keterampilan yang tinggi dalam suatu
bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan
dalam pelaksanaan tugas yang berangkutan dengan bidang tadi
2.
Memiliki ilmu dan pengalaman serta kecerdasan
dalam menganalisis suatu masalah dan peka dalam membaca situasi cepat dan tepat
serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan
3.
Memiliki sikap beroreantasi ke depan sehingga
punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di
hadapannya
4.
Memiliki sikap mandiri berdasarkan keyakinan
kemampuan ppribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam
memilih yang terbaik dan perkembbangan dirinya
C.PENGERTIAN ETIKA PROFESIONALISME
Etika profesionalisme menurut kaiser dalam (Surahwardi Lubis
1994:6) adalah sikap hidup berupa keadilan untu memberikan pelayanan
profesional terhadap masyarakat dengan penuh ketertiban dan keahlian sebagai
pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat,
sedangkan kode etik itu sendiri adalah sistem norma,milai dan aturan
profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar, kode etik
menyatakan perbuatan apa yang benar atau salah, perbuatan yang harus dilakukan dan apa yang harus
dihindari. Tujuan kode etik yaitu agar profesional memberikan jasa
sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabah , dengan adanya kode etik akan
melindugi dari perbuatan yang tidak profesional.
3 FUNGSI DARI KODE ETIK PROFESI
1.kode etik memberi pedoman kepada anggota profesi tentang
prinsip profesionalitas yang digariskan.
2.kode etik profesi mmerupakan sarana kontrol sosial bagi
masyarakat atas profesi yang bersangkutan
3.kode etik profesi mencegah campur tangan pihak di luar
organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi
Sumber: