Kamis, 03 Oktober 2013

Ibu Kota Lebih Kejam Dari Pada Ibu Tiri

assalamu'alaykum wr.wb

   sekedar berbagi cerita, teman....

  suatu ketika pada saat pulang kampus menjelang sholat ashar dan tepat dibulan ramadhan, dari arah depok menuju pluit dengan menggunakan sepeda motor, saya mencari celah-celah dari berbagai mobil karena situasi yang amat sangat macet parah, disisi itu ada pula seorang bapak-bapak yang hendak mncari celah pula yang berhimpitan dengan saya, tepat didepan saya seorang bapak itu berhenti karena macet yang melanda, seiring kendaraan yang macet itu pun melaju dengan perlahan dan mengjutkan..!!! roda depan sebuah mobil panter telah menginjak kaki kiri seorang bapak yang saya maksud tadi.
  tragis kejadian yang saya lihat dengan mata kepala saya sendiri, kulihat bapak itu telah meronta kesakitan dan seketika itu pula bapak itu menggedor kap mesin mobil panter tersebut, namun apa daya pengemudi ternyata diam saja, spontan saya juga ikut kaget lalu saya kasih tahukan pada pengemudi tersebut dengan bahasa isyarat mundur-mundur memakai tangan yang saya lambai-lambaikan, begitu mobil itu sudah mundur bapak tadi menunduk sambil memegang kakinya yang terinjak tadi didepan mobil tersebut.
   na'asss...!!! bukanya kaget dan merasa kasian kepada bapak tersebut namun pengemudi keluar dari mobil justru sambil marah-marah sambil berkata "kenapa-kenapa..!!! makanya kalau naik motor jangan ditengah !!!', dengan nada marah dan sesekali tangan pengemudi itu memukul kepala bapak yang meringis kesakitan didepan mobil pengemudi, lalu seketika pula kejadian itu menjadi sorotan para pengemudi yang lain, dengan nada marah pula pengemudi mobil panter tersebut bilang "hayo..!!! hayo bubar semuanya..!!!,
  sayang sungguh disayangkan kejadian tersebut tidak sempat saya foto, karena mengingat si pengemudi tadi begitu sangat marahnya saya pun berfikiran "ahhh tidak! kurasa pengemudi ini tidak bisa diajak ngomong baik-baik", bapak yang terinjak kakinya tadi diam saja karena mungkin bapak tersebut melihat logo stiker TNI angkatan darat ditempelkan di plat nomor mobil yang kebetulan juga saya lirik, dan tak hanya itu saja kejadian yang saya lihat dikawasan kota metropolitan ini, ada juga pengamen tapi tidak seperti seorang pengamen, mereka memang membwa peralatan pengamen namun cara meraka mengais uang bukan bernyanyi melainkan memalak meminta paksa pada penumpang, itu kejadian yang saya alami ketika pulang trainning kerja yang didalam bus patas jurusan depok grogol.
  sembari triak-triak dialam bus mereka berkata "bukan kesombongan yang kami minta..kami minta berbaginya saja...!!!"lanjut sambil salah satu meminta paksa uang dan bilang..."lu kasih gak ni gopek..!!!" dan terpaksa para penumpang memberinya lalu merekan pergi dan itu pun masih banyak yang lain pengamen-pengamen yang terus berdatangan, sungguh sangat memprihatikan situasi dikota metropolitan ini, dan saya harap pihak keamanan prihatin dengan adanya tindakan seperti itu, agar tidak maraknya kriminalitas yang terjadi dikota, dan waspadalah pada diri sendri jangan mudah percaya atau mau percaya saja sekalipun orang itu berlaga baik didepadan kita, semoga keselamatan selalu menyertai kita semua aaamiiin.

wassalamu'alaykum wr.wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar